Tempat jual jelly gamat luxor di kota Anda

obat Hepatitis B & C





herbal hepatitis alami MILK THISTLE + GAMAT LUXOR + SPIRULINA

HEPATITIS, PENYAKIT HATI
I. HEPATITIS , KARENA INFEKSI
Hepatitis adalah peradangan sel-sel hati. Infeksi virus merupakan penyebab hepatitis yang paling sering terjadi, jenisnya antara lain hepatitis A, B, C, D, E dan G. Proses penularannya beragam antara lain melalui makanan, cairan tubuh, jarum suntik atau transfusi darah.

1. HEPATITIS A
Pada orang dewasa gejala yang umum terjadi mirip dengan flu, rasa lelah, demam, diare,mual,nyeri perut, mata dan kuku kuning serta hilangnya nafsu makan. Hepatitis A merupakan jenis hepatitis yang paling mudah disembuhkan dan tidak bersifat kronis.
Penularan lebih sering terjadi melalui makanan seperti mengonsumsi makanan mentah yang tidak dicuci bersih, makanan setengah matang atau es batu yang berasal dari air yang telah tercemar

2. HEPATITIS B

Bagi sebagian penderita hepatitis B dapat sembuh sempurna dan mempunyai kekebalan seumur hidup, namun sebagian lagi gagal memperoleh kekebalan dan akan membawa virus hepatitis B tersebut seumur hidupnya. Gejala yang mudah dikenali antara lain lemah, lesu, sakit otot, demam, mata dan kulit kuning, serta air seni berwarna gelap / coklat.
Cara penularan dapat terjadi melalui pemakaian jarum suntik bersama-sama transfusi darah yang telah terkontaminasi, pisau, alat cukur, serta hubungan seks bebas.

3. HEPATITIS C

Hepatitis C adalah penyakit infeksi yang bisa tak terdeteksi selama beberapa tahun, tanpa gejala yang khusus. Oleh karena itu banyak yang mengira hanya sekedar terserang flu dan demam disertai sakit kepala, muntah dan hilangnya nafsu makan. Namun perlahan dan pasti penyakit ini akan merusak organ hati memicu terjadinya hepatitis kronis, sirosis hati (pengerasan hati) dan kanker hati. Virus hepatitis C akan merusak sel-sel hati, jaringan akan mengeras dan dapat menyebabkan kematian
Cara penularan hampir sama dengan hepatitis B.

II. PENYAKIT HATI KARENA RACUN
Hati juga dapat rusak akibat konsumsi alcohol berlebihan, konsumsi obat kimiawi secara terus menerus, kegemukan atau obesitas serta konsumsi lemak berlebih juga dapat menyebabkan perlemakan hati.

Milk Thistle Plus dapat dikonsumsi untuk membantu :

* Menyehatkan dan meningkatkan fungsi hati
* Tonik dan Antioksidan bagi Hati, meremajakan sel-sel hati
* Mengurangi keluhan Hepatitis dan Sirosis
* Menyehatkan fungsi empedu
* Mengatasi batu empedu
* Mencegah tumor payudara
* Mencegah iritasi saluran kemih

Active ingredients:

Milk Thistle seed (Silybum marianum) 300 mg

> Used as a liver tonic for a whole range of liver and gallbladder conditions, including hepatitis and cirrhosis. Regenerates your liver at cellular level.
Bilberry leaf powder (Vaccinium myrtillus) 130 mg

> For prevention and management of diabetes mellitus, complaints of the gastrointestinal, kidney and urinary tract as well as for the relief of diarrhea.
Turmeric root (Curcuma longa) 50 mg

> Provides warming, soothing benefits to the joints, liver and stomach.
Licorice root (Glycyrrhiza glabra) 50 mg

> Used as a help remedy for peptic ulceration and gastritis, relief of abdominal colic. It is also used for bronchial problems such as bronchitis and cough. It has inflammatory action and is good for the endocrine system and liver.
Dandelion root (Taraxacum officinale) 40 mg

> Stimulates bile flow and metabolism; increases stomach juice secretion; soothe chronic skin and joint inflammation; helps relief gallstone and billiray problems. Good for anemia, gout, rheumatism, abscesses, fluid retention, constipation and breast tumors. Acts as digestant, hepatic tonic, chalogogue, laxative and diuretic.

Dosis yang disarankan untuk  Hepatitis :

>>> Jeli gamat 1 sendok makan 3 X sehari (sebelum makan)

>>> Spirulina 5 tablet 3 X sehari (sebelum makan)

>>> Milkthistle 1 - 2 tablet 1 X sehari (setelah makan)



Setelah 1 minggu akan Anda rasakan perubahan di tubuh, terasa lebih FIT.

Setelah 1 bulan silahkan periksa lagi ke dokter / tes laboratorium untuk mengecek kondisi penyakit, biasanya akan terjadi perbaikan yg signifikan.


Teruskan minum gamat, spirulina & milkthistle sampai Anda sembuh total

DIET / PANTANGAN MAKANAN BAGI PENDERITA HEPATITIS:

Hepatitis merupakan salah satu gangguan pada hati yang disebabkan oleh virus, yang disebut sebagai virus hepatitis. Sedangkan hati, atau istilah dalam kedokteran disebut hepar adalah organ tubuh yang paling sentral dalam kehidupan manusia. Dikatakan paling sentral, karena hati mempunyai banyak fungsi yang sangat kompleks, antara lain untuk metabolisme hidrat arang dan lemak, menetralkan berbagai jenis racun, dan memproduksi getah empedu.

Melihat begitu banyaknya fungsi hati dalam berbagai proses metabolisme, maka jika terjadi kerusakan hati akan terjadi gangguan pada proses metabolisme berbagai zat dalam tubuh. Karena rusaknya alat sentral dalam tubuh, maka perlu dilakukan diet sehingga kerja hati tidak terlalu berat. Atau dengan kata lain agar hati dapat bekerja secara efektif walaupun terjadi kerusakan.

Kandungan hidrat arang dalam diet harus dibuat semaksimal mungkin agar glikogen tersedia cukup banyak dalam hati. Protein juga harus disediakan dalam jumlah yang cukup sehingga akan menghambat metamorfosis lemak atau berbagai zat beracun dalam parenkim.

Pada kasus berat, barangkali pasien sangat memerlukan pemberian glukosa melalui infus. Tahap selanjutnya dimana pasien masih dapat minum maka harus diberikan sebanyak mungkin cairan hidrat arang dalam bentuk air buah yang diberi gula. Selanjutnya bila kondisi sudah mulai membaik, diet dapat diperluas menurut selera pasien. Mengingat bervariasinya kondisi penderita hepatitis, maka diet yang diberikan di Rumah Sakit juga bermacam-macam, mulai diet hati I, II, III, dan IV.

Dalam kondisi akut, bubur merupakan konsumsi yang paling tepat bagi pasien, sehingga kerja hati dalam pelaksanaan metabolisme tidak terlalu berat. Para ahli gizi menganjurkan, selama kondisi pasien masih lemah sebaiknya konsumsi bubur terus dilakukan.

Sedangkan untuk makanan yang dianjurkan atau dipantangkan bagi penderita hepatitis, tergantung pada kondisi fisik pasien, misalnya tinggi badan dan berat badan, juga kondisi kesehatan yang lain. Namun secara umum, ada beberapa pedoman dalam berdiet bagi penderita hepatitis.

Beberapa pantangan yang harus dihindari antara lain :
  • Semua makanan yang mengandung lemak tinggi seperti daging kambing dan babi, jerohan, otak, es krim, susu full cream, keju, mentega/ margarine, minyak serta makanan bersantan seperti gulai, kare, atau gudeg.
  • Makanan kaleng seperti sarden dan korned.
  • Kue atau camilan berlemak, seperti kue tart, gorengan, fast food.
  • Bahan makanan yang menimbulkan gas, seperti ubi, kacang merah, kool, sawi, lobak, mentimun, durian, nangka.
  • Bumbu yang merangsang, seperti cabe, bawang, merica, cuka, jahe.
  • Minuman yang mengandung alkohol dan soda.
Sedangkan bahan makanan yang baik dikonsumsi penderita hepatitis :
  • Sumber hidrat arang seperti nasi, havermout, roti putih, umbi-umbian yg tidak menimbulkan gas.
  • Sumber protein antara lain telur, ikan, daging, ayam, tempe, tahu, kacang hijau, sayuran dan buah-buahan yang tidak menimbulkan gas.
  • Makanan yang mengandung hidrat arang tinggi dan mudah dicerna seperti gula-gula, sari buah, selai, sirup, manisan, dan madu.
Sumber: abidinblog.blogspot.com